Tisuksuk tidungdung
Desember 31, 2007
Balebat katinggal di kaler dunya
Raga ieu masih oge digeuingkeun ku gusti nu kawasa
aduh..isin pisan..era parada
margi karaos masih aya dia kaayaan sasab di sagara kahirupan
masih aya dina kaayan tisuksuk tidungdung
rerentogan..titarajong
Duh ..Allah pangeran abdi
mugia ieu jiwa anu marakayangan teh sing enggal pendak sareng muthmainah..katenangan…
mugia balebat dinten ieu janten pancuh
mugia janten tetecean
anu nganteur abdi ka “sampeyan” salira
abdi hoyong sujud salami hirup abdi
sapanjang carita umat manusa..
Al Qur’an : sebuah mukjiZat untuk era Ilmu pengetahuan
Desember 25, 2007
satu kali seorang keponakan saya pernah bertanya ” mukjiZat nabi Muhammad s.a.w itu apa om, Kok nggak hebat kayak nabi Musa yang bisa membelah laut atau nabi Ibrahim yang ngak mempan dibakar dan nabi Isa yang bisa menghidupkan orang yang mati, aku bingung om ..” Saya hanya tersenyum mendengar pertanyaan keponakkan saya ini dan kemudian keluar sebuah jawaban yang di sesuaikan dengan usianya yang masih sangat kecil ” Nabi Muhammad pernah mengeluarkan air dari sela-sela jarinya dek, Nabi Muhammad juga pernah membelah bulan dengan telunjuk yang diacungkan ke langit dalam arti yang sebenarnya. Adek nanti bisa baca penelitian dari NASA yang menemukan bahwa memang bulan itu pernah terbelah. Adek juga bisa baca arti di Al Quran surat al Qomar atau bisa baca buku sirah tentang terbelahnya bulan ini. Tapi sesungguhnya ada yang lebih dahsyat dari itu dek ” ..” apa itu om ” desak keponakanku ” Mukjizat itu bernama AL Quran ” ..”loh kenapa harus Al Qur’an, bukankah nabi yang lain juga membawa sebuah kitab suci, kan ada Zabur, taurat dan Injil om ? “. Lagi-lagi saya harus berfikir keras untuk memilih kata-kata yang tepat untuk anak usia kelas 2 SD ini, dan akhirnya sayapun berkata ” Karena di dalam Al Quran itu banyak sekali ayat-ayat yang mengandung penjelasan ilmiah terhadap berbagai kejadian di semesta termasuk proses penciptaan manusia dan penciptaan langit bumi yang pernah menjadi misteri saat Al Quran belum turun. Al Quran lah yang menjelaskan semuanya. Dan tahu ngak dek…sekarang para Ilmuwan barat baru tahu, bahwa berbagai penemuan mereka pada abad ini sesungguhnya sudah dijelaskan dalam Al Quran berabad-abad lalu. Misalnya teori BIG bang yang nanti adek juga akan pelajari di dalam IPA, itu sesungguhnya sudah ada dalam Al Quran, padahal pada era nabi belum ada teleskop Huble yang besar dan disimpan di luar angkasa yang berhasil memotret kejadian big bang di bagian lain dari semesta ini dek…canggih kan Al Quran ? ” ujarku sambil tersenyum lega karena melihat keponakan saya yang amat cerdas ini mengangguk-anggukkan kepalanya tanda mengerti akan uraian saya itu.
Perbincangan dengan keponakan saya pada masa lampau itu kembali terangkat di memori otak saya dalam suasana banyaknya umat islam yang tidak memahami bahwa Al Quran itu diturunkan untuk umat yang mau berfikir.Saat banyak diantara kita yang kembali ke era kegelapan dimana banyak diantara kita yang memperlakukan ayat-ayat al Quran seperti mantra-mantra yang dibaca untuk mengusir setan dan membuang sial atau bacaan wajib yang ditargetkan untuk diselesaikan setiap sebulan sekali tanpa proses berfikir dan perenungan terhadap ayat-ayat yang ada di dalamnya.sebuah kondisi yang jelas menyedihkan karena berbanding terbalik dengan kondisi non muslim yang sekarang sedang giat membaca ayat semesta raya dan juga membandingkannya dengan Al Quran yang juga mereka baca. Hingga berefek pada dilaksanakannya apa yang ada dalam al Quran meskipun mereka tidak mengakui itu sebagai bagian dari kepercayaannya. sebagai contoh, lihatlah dunia perbankan mereka ( misal : jepang ) yang menerapkan bunga 0 persen alias tanpa bunga yang sebenarnya adalah prinsip perbankan syariah. Mereka menerapkan ini semua karena faham, bahwa bungalah ( riba ) yang akan menghancurkan perekonomian mereka.Sementara kita umat islam masih berkutat dan saling gugat dalam sebuah fatwa tentang “haramnya bunga bank “, Sebuah kondisi yang amat menyedihkan tentu karena sesungguhnya umat islamlah sang pewaris resmi dari Al Quran yang mereka pakai. yah … Ini hanyalah satu saja contoh dari mukjizat Al Quran karena masih bnyak sekali contoh-contoh yang menunjukkan bahwa Al Quran ini sangat Ilmiah dan sangat cocok untuk umat manusia di zaman sekarang ( manusia modern ) tapi sudah lama terabaikan dan ditinggalkan oleh umatnya sendiri. Contoh lain , silahkan cari karena anda adalah makhluk yang berfikir yang diciptakan Allah di Abad Ilmu pengetahuan.
Daftar mimpi tahun 1429 H - 2008 M
Desember 24, 2007
Tahun baru sebentar lagi, saatnya proklamasi diri. Saatnya menuangkan mimpi. Dan Inilah mimpi realistisku untuk tahun depan.
1.Menerbitkan buku pertama dan kedua
2.Mengembangkan rumah cahaya collection menjadi perusahan besar di bidang distribusi CD, VCD dan Buku-buku Islam
3.Mengembangkan learning Club menjadi pusat pengembangan SDM terbesar dan termaju di Bandung.
4.Membangun lembaga pelatihan baru di bidang pendidikan keluarga
5.Membangun institute of Dakwah
6.Menjadi pemilik station radio, paling tidak radio web.
7.Terlibat dalam empowerment di daerah minus dan rawan akidah.Tujuan pertengahannya membuat lembaga sosial khusus untuk menangani hal ini pada tahun 1430 H.
8. Mengembangkan dan membangun Keluarga Tahajud call Indonesia menjadi organisasi yang rapih dan mapan.
9.Menambah hafalan Al Quran dan belajar bahasa arab sebagai pembuka jalan menuju al Azhar Kairo mesir..insya Allah..bisa..bisa ..bisa..Allahu akbar…
Revolusi Haji
Desember 17, 2007
” labaik Allahumma labaik…labaika la syarikalaka labaik….innalhamda..wanikmatalaka….walmulk..laa syarikala….”
Lafadz Talbiyah ini kini terdengar kembali , berkumandang membahana di langit tanah suci.Lautan putih manusia dengan sepenuh ketaatan menapaki langkah-langkah nabiyullah khalilullah Ibrahim a.s. Sejuta tangis, selaksa haru dan untaian doa terus terucap melalui lisan para perindu Allah swt ini.
Kita memang bukan pertama kali melihat dan mengikuti atau bahkan melaksanakan satu ibadah yang luar biasa ini karena memang ritual ibadah ini telah berusia ribuan tahun. Pertanyaannya adalah apa efek dari haji ini ?. Adakah efek sosialnya, atau hanya untuk ” memuaskan diri ” pribadi saja ?. Berangkat dari sebuah keprihatinanlah pertanyaan ini terlontar yang ternyata bukan hanya dari diri saya sendiri yang hanyalah seorang fakir ini karena salah seorang guru saya ustadz Ihsan tanjungpun sangat prihatin dengan hal ini, bahkan beliau berkata ” kita perlu revolusi haji akhi “.
Pemaknaan memang menjadi sebuah masalah umat islam yang cukup parah dalam setiap ibadah yang dilakukannya. Lihat saja, berapa banyak orang yang sholat tapi tetap bermaksiat hingga akhirnya keluar istilah STMJ ( sholat terus maksiat jalan ). Berapa banyak orang yang shaum tapi korupsi masih tetap jalan dan berapa banyak juga orang berhaji tapi tetap tidak peduli kepada orang miskin dan bahkan membawa oleh-oleh sebuah kesombongan dengan mencantumkan titel Haji atau Hajah di awal namanya padahal tidak ada contoh sama sekali dari nabi dan para salafushalih.
Lebih dalam mengulas tentang haji memang harus kita lakukan. Haji yang sarat dengan simbol harus ditafsirkan dengan baik oleh seluruh umat. Tanyalah apa artinya saat kita berthawaf, apa artinya saat kita sa’i, apa artinya saat kita melempar Zumrah dan apa artinya saat kita wukuf. Kalau ini berhasil dimaknai dengan baik, insya Allah akan lahir ribuan manusia baru setiap tahunnya dan akan menjadi motor penggerak perubahan di sebuah negeri yang compang-camping bernama Indonesia ini dan bahkan bisa membangkitkan kembali sebuah negara super power bernama KHILAFAH islamiyah.
Lihatlah satu contoh saja yaitu saat para jamaah melakukan thawaf, lihatlah tatkala lautan manusia itu bergerak, tidak ada perbedaan disana, semua bergerak menuju satu titik yang diberi nama ” baitullah-rumah Allah- Ka’bah “. Semuanya tunduk dalam sebuah dzikir yang selaras dengan dzikir semesta. KEBERSATUAN MENUJU ALLAH yang begitu indah telah terjadi dan dilakukan oleh perwakilan umat islam sedunia. KEBERSAMAAN tanpa perbedaan yang mampu menggetarkan langit dan bumi. Kebersamaan YANG BEGITU MAHAL yang seolah hanya ada di negeri dongeng selama ini karena betul-betul hilang tatkala semua jamaah kembali ke negerinya masing-masing. Saat itulah kita melihat realita yaitu umat yang bercerai berai, umat yang gontok-gontokan bahkan saling bunuh. Kondisi yang telah mengantarkan kita menjadi umat yang terhinakan dalam peradaban , ternista dan terjajah. Inilah yang menyebabkan saudara kita di Palestina, Irak, Afghanistan dan negeri muslim banyak yang terjajah karena kita tidak mampu dan tidak mau BERSATU…sudah berhasilkah thawaf kita ?.. atau baru topeng yang kita pamerkan ?. Itu baru satu point yang kita soroti disamping banyak point lain yang harus kita soroti juga. Lihatlah pada proses sa’i. Bacalah ketangguhan akidah dari Siti hajar yang berbuat pada ikhtiar yang sangat optimal yang tercermin dari sikap pantang menyerahnya untuk terus mencari Air dari shafa dan marwa dalam lari kecil kakinya yang dipandu oleh hati yang terus berkata sepenuh keyakinan ” Allah tidak akan menyia-nyiakanku ” . Inilah sikap mental yang ideal yang juga hilang dari tubuh umat ini yang telah meyebabkan umat ini mendekati predikat ” kafir miskin ” . Lihat pula keteguhan seorang anak muda yang bernama Ismail a.s yang dengan tangguh berkata kepada ayahandanya ” Kalau itu perintah Allah, lakukanlah, Insya Allah kau akan mendapatiku dalam golongan orang yang sabar “.. sanggupkah ini dilakukan oleh para pemuda sekarang ?.
Sebuah harap terus terlontar sepanjang masa, semoga para haji yang telah ada dan yang sedang melakukan kelak bisa jadi agen perubahan bangsa ini. Agen yang bergerak cepat untuk memperbaiki akidah umat. Agen pemersatu umat dengan segala kerendahan hati hasil dari perenungan panjang dalam wukuf di Arafah dari ihram yang mengingatkan akan kain kafan yang siap memeluk tubuh ini kapan saja. Semoga juga tidak ada lagi yang berfikir ingin pergi berkali-kali ke tanah suci sekedar untuk memuaskan dahaga diri Untuk sekedar”melihat ka’bah ” atau sekedar minum air Zam zam. Karena medan ibadah yang sesungguhnya ada di negeri kita sendiri, ada di wilayah kita sendiri bahkan ada di RT kita sendiri.
Allah ada bersama orang yang miskin dimana kita bisa temui dengan penuh ketulusan. Allah bersama orang yang sakit yang belum kita tengok. Allah bersama kesedihan anak-anak yang menangis dalam diam karena yatim piatu atau sekedar ingin pergi ke sekolah yang tidak terjangkau oleh tangan-tangan kecilnya. Allah ada bersama mereka dan saatnya kita temui Allah sambil berkata : labaik Allahumma labaik…Aku datang ya Allah untuk memenuhi panggilanMu , sambil tangan kita dengan lembut mencium tangan ibu renta yang miskin atau membelai kepala anak yatim piatu yang memandang kita dengan mata bening yang penuh kesedihan itu.
Saatnya haji sepanjang masa saudaraku……
Telat lagi ..telat lagi
Desember 11, 2007
“Telat lagi ..telat lagi ..hey …”pengen banget nyanyi ini keras-keras. Susah yah ngerubah habit orang indonesia terutama dalam hal menghargai waktu. ” mas saya nunggu teman-teman dari jam setengah dua loh tadi ” ujar bu Valerie yang merupakan asli perancis di sebuah lobby rumah sakit internasional di Bandung ini. “Saya biasa datang awal, wah malah jadi aneh disini yah…” saya hanya tersenyum saja menanggapi keluhan rekan saya ini karena sayapun hanya bisa datang 5 menit sebelum waktu janjian kami dan semakin tidak mampu bicara tatkala tahu rekan-rekan yang lain ternyata nyaris semuanya telat. Memang sih ada alasan yang dikemukakan yang masuk akal, apalagi rekan saya ini kebanyakan adalah dokter dan perawat yang memang sangat sibuk ” maaf , saya nolong pasien saya dulu, darurat ” seru dr merry sambil tergopoh-gopoh karena telat nyaris 30 menit”, dan kamipun mengangguk mafhum karena membaca sebuah kesungguhan dari permintaan maafnya dan kesungguhan yang terlihat dari gerak-geriknya yang mencerminkan sesungguhnya dia tidak mau telat.
Kalau kita bicara telat atau tidak telat, memang ada dua tipe orang. Yang telat karena by accident dan yang telat karena memang hobby telat nah yang hobby ini yang saya sangat mual melihatnya. Seperti saat ini, saat jari ini menari di tuts keyboard, sesungguhnya sedang menunggu orang-orang yang hobbynya telat. Sudah 19 menit telat dan baru mendapatkan kabar dari seorang diantaranya bahwa dia baru berangkat dari rumah …wu huyyyy….” wah kalo ini di medan perang, sudah hancur nih pasukan dibom musuh karena kita telat untuk melakukan manuver “keluhku dalam. Yah…..gimana kita mau maju bro….??? sementara kita punya hobby yang sangat mengerikan dan sangat tidak beradab yaitu hobby TELAT.
Selamat saudaraku…selamat mengenggam kehancuran. Kehinaan adalah milikmu karena kau menghinakan Allah yang telah bersumpah ” DEMI WAKTU …”.
Saksikan ini wahai Allah swt, aku berlepas diri dari kelalaian ini. Ampuni mereka dan lepaskan aku dari hukuman atas kelalaian yang terus berulang ini.