Debu

Januari 29, 2008

4182.jpg

cermin itu tertutup debu

yang terlihat hanya dinding

yaaa..dunia tanpa cermin

dunia penuh debu

doa saja lah

semoga yang maha adil segera menghakimi

debu yang sudah jadi batu

anak-anak penjual Donat

Januari 29, 2008

 belajar_jualan.jpg

Malu aku lihat semangat mereka

Mereka seperti mentari yang sedang berlari

menyongsong hari

Mesti tak mudah untuk mereka

ahh..sudahlah

tak ada waktu untuk kalah…

Saya tertegun sendiri ketika pagi ini membaca berita yang luar biasa ini. Seorang pemain sepakbola asal mesir ternyata sangat peduli dengan saudara kita di GAZA city, Palestine yang sedang terus dibombardir dan di blokade oleh tentara zionis laknatullah alaih.

Silahkan baca beritanya langsung…semoga hati kita tergetar oleh seorang MUJAHID di lapang hijau ini.

Eramusim. Senin, 28 Jan 08 05:10 WIB

Sebuah peristiwa yang jarang diingat dan diperhatikan oleh para pemain bola, mungkin masalah Ghaza yang kini menderita ditekan dan dikepung oleh Israel dan AS. Tapi ungkapan itu terbantah dengan sikap Muhammad Abou Trika, pemain bola asal Mesir yang masuk dalam kejuaraan piala Afrika saat ia menyarangkan bola ke gawang lawan dan di kaosnya terpampang tulisan “Sympathize with Ghaza” sekaligus bahasa Arab “ta’athufan ma’a ghazzah”.

Pertandingan bola yang berlangsung di Ghana pada hari Sabtu (26/1) itu sendiri berakhir dengan kemenangan Mesir 3-0 atas kesebelasan Sudan. Pada menit ke 66, Muhammad Abou Trika berhasil membobol gawang lawannya untuk mencapai gol ketiga dan melakukan aksi solidaritas terhadap 1, 5 juta orang Palestna di Ghaza yang dikepung Israel.

Abou Trika menyatakan sikapnya itu meski ia sadar bahwa tindakan itu bisa menyebabkan ia mendapat teguran wasit minimal kartu kuning. Dan benar saja, Trika mendapat kartu kuning setelah aksi itu, lantaran dalam peraturan FIFA memang seorang pemain dilarang melakukan sikap berbau politik saat melakukan pertandingan.

Mesir sendiri bangga dengan Trika. Dengan hasil 3-0 untuk Mesir, berarti dalam liga Afrika, Mesir memimpin Grup C dengan nilai sempurna dari dua kali kemenangan. Sementara Kamerun, yang dikalahkan Mesir 2-4 di laga perdana, memiliki angka tiga bersama Zambia di posisi kedua dan ketiga. Adapun Sudan menjadi tim ketiga yang sudah pasti tersisih. Sudah menjadi salah satu tim yang belum mencetak gol bersama Nigeria. (na-str/iol)

Monitor tanpa warna Merah

Januari 24, 2008

dell-e771p_big.jpg

Beberapa hari  terakhir ini monitor kompie di PH MQ Fm ganti. Tadinya sih pengen lebih bagus lagi kelihatannya, tapi ternyata monitor itu tidak punya warna merah. Alhasil tampilanpun jadi aneh bin ajaib.

sambil menatap kompi yang aneh ini saya terus berfikir, masya Allah..ternyata ketika satu warna tidak hadir dalam sebuah benda yang bernama monitor ini, otomatis benda tersebut menjadi aneh. Saya merenung… mungkin seperti itulah pula diri kita.Komputer dan manusia kan agak-agak mirip yah. Buat saya, melihat monitor kompie itu seperti melihat otak saya sendiri. Otak saya haruslah memiliki berbagai warna yang kumplit agar bisa menampilkan sikap  yang sempurna.Kurang satu warna saja, maka anehlah saya.

Saya teringat juga apa yang diajarkan oleh pak Fahrul jamal ketika saya mengikuti Training ESQ. Beliau mengajarkan kami untuk berfikir melingkar dengan menggunakan topi 99 nama Allah karena dengan cara inilah kita bisa menjadi lebih bijaksana. Dengan cara seperti itu pula kita akan bisa bersikap dengan tepat karena pada saat kita bersikap, kita akan bisa proporsional. Kita akan dituntut untuk mempertimbangkan banyak hal sebelum bersikap dan mengambil keputusan. Satu pertimbangan saja lewat…maka anehlah sikap kita.

Terimakasih hai monitor kompie yang aneh. Kau mengajarkan  satu kebijaksanaan hari ini. Alhamdulillah….

Tantangan

Januari 22, 2008

255779512.jpg

Apa yang ada dibenak anda ketika anda mendengar kata tantangan ?.Mungkin akan ada banyak jawaban terhadap pertanyaan itu. Ada yang menjawab suka, ada juga yang menjawab tidak suka.Dan kalau saya pribadi yang ditanya tentang tantangan maka saya akan menjawab itulah energi. Kenapa energi ?. Karena bagi saya hidup tanpa tantangan berarti mati dalam kebosanan.

Setahun terakhir ini saya memang tidak terlalu mendapatkan tantangan. Hidup rasanya begitu saja berlalu, meneyesakkan tentu bagi saya yang biasanya setiap hari hidup dalam berbagai tantangan. Saya ingat dulu ketika masa remaja disaat orang lain asyik bermain band atau paling tidak ikut-kutan dengan mereka, saya malah asyik merambah hutan belantara menyebrangi sungai-sungai besar di pedalaman hutan gunung gede atau bergelantungan di tebing-tebing curam dengan seutas tali. Ya itulah masa remaja dulu yang sering saya katakan sebagai masa peletakan batu cadas bangunan kehidupan saya.

Demikian pula dengan masa dewasa, Penjelajahan di sebuah rimba  Kota yang bernama  Jakarta menjadi warna petualangan berikutnya.Berbagai tantangan telah menempa diri ini menjadi pribadi yang sudah melupakan kata menyerah bahkan terkesan angkuh ketika dihadapkan dengan sebuah kondisi kalah. Bagi saya kalah adalah kata hanya untuk kasta terendah manusia. Tidak boleh ada kata kalah untuk orang-orang yang mengaku manusia mulia dan saya memproklamasikan diri ada di golongan itu.

Sekarang, hari-hari terakhir ini rasa haus akan tantangan kembali meraja. saya ingin ada sebuah tantangan yang membuat adrenalin saya memuncak. saya ingin ada tantangan yang membuat seluruh kecerdasan amanah Allah ini  terkuras..terus terang saya merindukan itu semua.Dulu setiap pagi adrenalin ini terpompa dahsyat. saat - saat berkejaran dengan deadline untuk mewawancarai tokoh-tokoh negeri ini. Saat berusaha untuk menggali informasi setajam mungkin untuk dihaturkan pada pendengar yang sepanjang karir ini dilakukan mulai dari satu kota bernama Sukabumi, jakarta, Bogor  sampai kota Bandung ini. saya rindu saat urat syaraf ini terasa meregang saat beradu argumentasi untuk mencari data yang sejati. saya rindu itu semua.saya rindu mengasah semua pisau analisa dikepala ini …

Ditengah kerinduan yang membuncah ini, Untunglah masih ada blog gratisan ini. Masih ada berbagai seminar yang siap menampung sejuta kreasi yang ada di kepala. Masih ada FGD yang terus menantang otak untuk berfikir dan berbicara. Masih ada lembaran buku yang siap ditulisi dengan berbagai ide briliant.

saatnya membuat tantangan baru dengan kemampuan baru. Berkembangalah terus. karena berhenti berkembang berarti MATI…..