” Hari Ini hari milikku…juga esok ….” Pengggalan lagu dari abah Iwan abdurrachman ini memang sangat mengena sekali dalam jiwa. Sebuah keoptimisan yang tetap coba dipelihara dan dinyalakan dalam jiwa seperti mentari yang bersinar di pagi hari. Sangat cocok sekali, paling tidak untuk diri saya pribadi yang memang akhir-akhir ini banyak mengalami kejadian yang cukup menyulitkan diri saya. Yup..semangat mentari itulah yang memang harus saya miliki. semangat yang kata abah iwan harus menyala di urat nadi kita.
Sama seperti mentari yang butuh energi untuk berpendar, kitapun butuh energi untuk menyalakan mentari di tubuh kita. Dan pasti tidak mudah untuk menyalakan mentari di urat nadi kita kalau kita tidak memiliki sebuah keyakinan yang tinggi kepada sang maha. Sang sumber energi yang menggerakkan semesta raya yang besar ini.
“Allah….jiwa ini adalah milikMu. Aku yakin Kau lah sebaik-baiknya pemelihara yang maha adil. aku serahkan segala persoalan ini hanya kepadaMu wahai ar rahim….”
Dan Mentari inipun mulai menyala di ufuk jiwa, meski masih terlihat berkelip tapi sudah mulai terasa hangat dan sudah cukup untuk menghalau gelisah ini.



mentari..
ALLAH, semua berasal dariMu. Jangan pernah Engkau serahkan urusanku padaku meski hanya setitik, meski hanya sedetik karena sungguh, aku ini lemah jika bukan karena kekuatan dariMu.
Mentari..ya, menyinari dan menghangatkan seluruh negeri. Memiliki banyak energi dan mampu berbagi.