Malam ini sengaja tidak pulang ke rumah. Niatnya sih ingin belajar banyak tentang pemrograman. Belajar pascal ternyata cukup membuat kepala pusing. Akhirnya surfing di internet dan akhirnya nyasar ke sebuah situs yang khusus memuat alamat radio-radio streaming yang langsung bisa diplay di situs itu menggunakan flash player http://www.musik-live.net/radio.html.asyik juga bisa dengerin salah satu radio di jogja. Lagu-lagunya enak-enak juga…mengingatkan nuansa siaran dulu sebelum siaran di MQ FM. Lagu-lagu bernuansa R n B dan jazz memang biasanya menemani saya siaran malam di jantung republik Indonesia.pyuuh…cerita lama yang ternyata menghadirkan rasa entah apa.
Terkadang kita perlu terlepas dari sebuah rutinitas, dan itulah yang saya lakukan malam ini, denger jazz sambil baca e book.
Manusia memang seringkali jenuh dengan sebuah rutinitas. Perlu satu waktu kita lepas dari box yang kita buat. Perlu lah sekali-kali kita lihat dunia orang lain untuk meluaskan wawasan kita. Hingga akhirnya kita tidak melihat dunia hanya dengan ukuran diri kita saja. Ada dunia yang luas dan amat berwarna di sana.
Malam ini jadi terlalu banyak berfikir juga. Saat akhirnya suara penyiarnya terdengar ..hah ..perempuan ..siaran malam..sampai jam 12 malam katanya …ya..inilah dunia yang real. Dakwah berhadapan langsung dengan realita ini. ah…saya coba dengerin dulu apa tema obrolan mereka… positif ternyata…ah ..lagi-lagi kita paling tidak saya terjebak prasangka karena saya sempat berfikir seperti ini : ” perempuan siaran malam..apa-apaan ini, pasti ngak bener …!!! ” well..iam wrong..!!!. sang penyiar tadi dengan setia menemani pendengarnya dengan kata-kata yang positif.
Jadi teringat saat dulu siaran di sebuah radio biasa ( nonradio dakwah ), saat saya berusaha memasukan nilai-nilai positif di setiap siaran yang ternyata ditanggapi positif oleh pendengar dan bahkan membawa saya masuk dan bisa diterima di komunitas IQRA club yang ternyat mereka pendengar setia siaran-siaran saya setiap malam. Ternyata dakwah itu bisa dimana saja dan bisa dengan bungkus apa saja.Saya juga ingat saat saya memutuskan untuk pindah ke MQ FM ini, teman-teman di Jakarta berkata : ” anda telah meninggalkan medan dakwah yang amat menantang mas. Mau apa ke Bandung. disan sudah banyak orang yang berdakwah di radio. Jakarta justeru lebih perlu anda mas..” hmmm…
Selalu ada pilihan dalam hidup. Seperti malam ini,dimana saya memilih untuk menginap di studio padahal saya bisa pulang. Dan selalu ada sesuatu dari pilihan itu. Selalu ada hasil dari pilihan dan akhirnya selamat menikmati hasil pilihan kita. Jangan pernah menyesal dengan keputusan kita. hadapi saja. kalu itu ternyata salah, tinggal kita ambil pelajaran dan perbaiki. Itu saja….


sama, kalau saya melihat realita dengan back to campuss via dunia maya, ketemu oemar bakrie, siiip deh, jalannya sih dunia kapur tea
# r..
Yup..itulah realita. Dan melihat realita tersebut akan membuat kita benar-benar bisa hidup di dunia nyata, bukan di dunia kapur
Betul, selalu ada pilihan dalam hidup.Dan tidak usah menyesali apa yang telah kita pilih karena waktu tidak bisa diputar mundur. Tinggal kita menyikapinya dengan HHN (Hadapi, Hayati, & Nikmati).
Selamat menikmati hidup.
Setuju dengan pernyataan-pernyataan Aa. Makanya maaf ya A klo ade bukan pendengar setia MQ
Karena hidup adalah pilihan dan setiap pilihan ada konsekwensinya. Termasuk pilihan untuk sesekali keluar dari box yang kita buat sendiri yang padahal bisa kita perluas box itu.
Wallaahu a’lam bishshawwaab..