Pertanyaan ini muncul tiba-tiba saja saat membaca berita di detik.com tentang Caleg PKS yang masuk penjara karena dinilai melakukan pelanggaran .lengkapnya bisa dibaca di http://pemilu.detiknews.com/read/2009/03/23/093924/1103529/700/kampanye-dekat-masjid-caleg-pks-dibui-6-bulan . Yang saya tanyakan adalah kenapa begitu sangat cepat ” pelanggaran ” yang dilakukan oleh kader PKS dutangani hukum, sementara pelanggaran yang dilakukan partai lain ditangani dengan sangat hati hati. Lihat kasus PKB berikut ini
http://pemilu.detiknews.com/read/2009/03/23/055846/1103446/700/bawaslu-pkb-lakukan-3-pelanggaran
Apakah hukum hanya berlaku untuk kader PKS ?
Saatnya kita bertindak adil. Saya sebagai kader PKS tentu akan merelakan siapapun dari kami diproses hukum kalau memang melakukan pelanggaran, namun hendaknya itupun harus berlaku untuk partai lain juga.
SAATNYA MELAKUKAN SUPREMASI HUKUM…
KATAKAN TIDAK PADA DISKRIMINASI HUKUM …!!!!!


Pemilu dapat adil jika team/penyelenggaraannya dikelola secara amanah yang benar2 untuk mencari perwakilan rakyat yang dikehendakinya tanpa ada kepentingan pribadi atau golongan. (murni)
Memang PKS sedang diuji dengan sedikit kejut, dengan pancingan adakah reaksi yang akan terjadi jika salah seorang calegnya di masukan dalam tahanan. PKS bukannya tidak ada tim Advokasi, seandainya direspon itu yang diharapkan dari lawan politik dan akan terkesan PKS sama saja dengan partai lainnya “masuklah perangkap dalam jebakan (Partai Arogan)”
Pemilu akan adil, sepertinya harus menunggu dulu satu langkah lagi setelah perolehan hasil suara pemilu nanti dimenangkan oleh PKS.
Ujian kesabaran dalam mencapai satu kemenangan. Setuju sama sahabat taubat di atas,…banyak orang menunggu langkah apa yang akan diambil Partai ini,..salah langkah akan banyak orang yang bersorak.
Semoga para pengurus PKS beserta kader-kadernya berhati-hati dalam melakukan setiap aktivitas dan tindakan, karena kesalahan yang sangat kecil pun akan bisa terlihat seperti hal yang sangat besar.
Semoga semua bisa amanah dalam menjalankan tugasnya dan semoga Allah menolong kita menghindarkan dari fitnah dan kejahatan, baik kejahatan diri sendiri maupun orang lain. Amin.